3 Inspirasi Desain yang Memanfaatkan Loteng Sebagai Ruang Kerja, Bisa Anda Tiru di Rumah!!

Mungkin di antara Anda ada yang memanfaatkan loteng hanya sebagai gudang penyimpanan barang-barang yang tidak terpakai. Namun, siapa sangak loteng juga dapat digunakan sebagai ruang kerja sehingga pemanfaatannya lebih produksi.

Mendekorasi loteng sebagai ruang kerja memang gampang-gampang susah, namun jika Anda bisa memadupadankan beberapa furnitur dan membeli karpet baru di toko karpet maka loteng akan dengan cepat disulap menjadi ruang kerja.

3 Inspirasi Desain Ruang Kerja di Area Loteng

Nah, jika Anda masih ragu untuk memanfaatkan loteng sebagai ruang kerja, berikut adalah 3 inspirasi desain memanfaatkan loteng sebagai ruang kerja.

1. Ruang Kerja dengan Gaya Monokrom yang Minimalis

Ruang Kerja dengan Gaya Monokrom

Memanfaatkan loteng sebagai ruang kerja memang agak rumit karena mungkin area loteng tidak begitu luas. Artinya Anda hanya bisa mendesain loteng menjadi ruangan yang minimalis.

Anda hanya perlu memadupadankan beberapa warna monokrom, seperti warna putih, abu-abu dan hitam. Selain itu, supaya ruangan kerja Anda terlihat luas manfaatkan jendela loteng sebagai pencahayaan utama. Nah, untuk pengaturannya, Anda dapat ikuti tips berikut.

  • Gunakan meja kerja warna putih kemudian pasangkan dengan kursi kerja yang senada dengan meja.
  • Letakkan meja kerja pas di bawah jendela loteng supaya saat bekerja mendapatkan pencahayaan yang maksimal.
  • Percantik ruang kerja loteng Anda dengan sofa warna abu-abu.
  • Tambahkan karpet berwarna abu-abu yang senada dengan sofa. Untuk menghemat budget, pilihlah harga karpet yang terjangkau.
  • Sebagai pelengkap sofa, tambahkan meja kaca. Kemudian letakkan meja kaca pas di tengah karpet di depan sofa.
  • Manfaatkan dinding loteng sebagai rak buku, tata dengan rapi. Supaya ruang kerja loteng Anda menjadi nyaman untuk ditempati.

2. Ruang Kerja dengan Gaya Simpel Namun Chic

Ruang Kerja dengan Gaya Simpel

Memang memanfaatkan loteng sebagai ruang kerja terlihat rumit, hal tersebut karena kita harus memperhatikan ketahanan loteng. Dari yang awalnya hanya digunakan sebagai tempat penyimpanan barang kemudian dimanfaatkan sebagai ruang kerja tentunya akan mengalami perubahan dan tentunya akan lebih banyak aktivitas saat dirubah menjadi ruang kerja.

Untuk menyikapi perubahan fungsi tersebut, sebaiknya Anda mengubah loteng menjadi ruang kerja yang tidak menggunakan banyak furnitur, seperti hanya memanfaatkan meja dan kursi kerja. Jika memungkinkan tambahkan karpet bermotif.

Fungsi karpet bermotif di sini bukan hanya untuk mempercantik ruangan melainkan dapat Anda gunakan sebagai tempat lesehan jika Anda seharian lelah bekerja di meja kerja Anda. Nah, dalam membeli karpet bermotif ini, pilihlah harga karpet lantai yang murah dan terjangkau agar bisa menghemat budget Anda.

3. Ruang Kerja dengan Gaya Bohemian

Ruang Kerja dengan Gaya Bohemian

Mungkin Anda bingung akan didesain seperti apa loteng yang memiliki area yang sempit. Nah, untuk mengakali loteng yang sempit ini, Anda dapat mendesain loteng dengan gaya bohemian.

Gaya bohemian yang dimaksud tidak dengan cara menambah pernak-pernik di loteng sehingga terlihat ramai. Melainkan Anda hanya perlu menambahkan karpet lantai bermotif bohemian seperti permadani. Selain itu,tambahan meja dkan kursi kerja yang tidak memakan tempat.

Manfaatkan dinding sebagai rak buku dan gunakan jendela loteng sebagai pencahayaan utama kemudian letakkan karpet lantai bermotif bohemian pas di bawah jendela loteng.

Namun, sebelum membeli karpet motif bohemian ini, cek terlebih dahulu harga karpet lantai. Nah, jika harga yang Anda cek sudah sesuai dengan budget, Anda bisa langsung memesan dan membelinya.

Beberapa desain di atas adalah 3 inspirasi desain ruang kerja dengan memanfaatkan loteng. Anda dapat menirunya dengan menambahkan kreasi Anda sendiri. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *